Kaum Miskin Indonesia

Kaum Miskin Indonesia
Perjuangan kita tak akan sia-sia. Asalkan kita tahu dari mana kita berasal (diktum sokrates), dan kemana tujuan kita (aquinas), serta dimana kita akan berhenti (Honing A Bana).

Sabtu, 25 Februari 2012

SURAT GMNI KOM MERDEKA


logo gmniGERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA (GMNI)
KOMISARIAT MERDEKA MALANG
Alamat : Jln Sibayak 17 telp. 081.945.155.423 FB: GmniMerdeka@yahoo.co.id
 

No                   : 01 / Pan-MUSYAKOM / 11 /2012                         Malang, 21-01-2012
Lamp               :
Hal                  : Undangan


Kepada Yth KETUA CABANG GMNI MALANG
           
Di
Tempat


MERDEKA !!!

Sehubungan akan diadakannya Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM) Gmni Komisariat Merdeka Malang. Dengan tema : Menggagas Pilar-Pilar Revolusi GmnI Komisariat Merdeka Malang. Yang akan di laksanakan pada :

Hari/Taggal     : Senin, 23-01-2012
Waktu             : Pkl 09.00 –selesai
Tempat            :
Acara               : Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM)


Maka dengan ini kami mengundang Sdr/i kader dan anggota GMNI Malang untuk menghadiri acara Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM) Komisariat Merdeka Malang.

            Demikian undangan ini kami sampaikan, atas kehadiran serta dukungannya kami sampaikan terima kasih.
                                               
     


KOSTANTINUS NARANLELE                                                    LUKAS P. SIDI



                Ketua Panitia                                                                          Sekretaris


HONING ALVIANTO BANA

Komisaris

logo gmniGERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA (GMNI)
KOMISARIAT MERDEKA MALANG
Alamat : Jln Sibayak 17 telp. 081.945.155.423 FB: GmniMerdeka@yahoo.co.id
 

No                   : 01 / Pan-MUSYAKOM / 11 /2012                         Malang, 21-01-2012
Lamp               :
Hal                  : Undangan


Kepada Yth KETUA KOMISARIAT
           
Di
Tempat


MERDEKA !!!

Sehubungan akan diadakannya Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM) Gmni Komisariat Merdeka Malang. Dengan tema : Menggagas 3 Pilar Penggerak Komisariat Merdeka Malang. Yang akan di laksanakan pada :

Hari/Taggal     : Senin, 23-01-2012
Waktu             : Pkl 09.00 –selesai
Tempat            :
Acara               : Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM)
Tema               : Menggagas 3 Pilar Penggerak Komisariat Merdeka Malang

Maka dengan ini kami mengundang Sdr/i kader dan anggota GMNI Malang untuk menghadiri acara Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM) Komisariat Merdeka Malang.

            Demikian undangan ini kami sampaikan, atas kehadiran serta dukungannya kami sampaikan terima kasih.
           

                                                           
     

KOSTAN NANRALE                                                                      LUKAS P. SIDI
 
 KetuaPanitia                                                                        
                                                                                                          Sekretaris


HONING ALVIANTO BANA

Komisaris

logo gmniGERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA (GMNI)
KOMISARIAT MERDEKA MALANG
Alamat : Jln Sibayak 17 telp. 081.945.155.423 FB: GmniMerdeka@yahoo.co.id
 

No                   : 01 / Pan-MUSYAKOM / 11 /2012                         Malang, 21-01-2012
Lamp               :
Hal                  : Undangan


Kepada Yth ..........................................
           
Di
Tempat


MERDEKA !!!

Sehubungan akan diadakannya Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM) Gmni Komisariat Merdeka Malang. Dengan tema : Menggagas 3 Pilar Penggerak Komisariat Merdeka Malang. Yang akan di laksanakan pada :

Hari/Taggal     : Senin, 23-01-2012
Waktu             : Pkl 09.00 –selesai
Tempat            :
Acara               : Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM)
Tema               : Menggagas 3 Pilar Penggerak Komisariat Merdeka Malang

Maka dengan ini kami mengundang Sdr/i kader dan anggota GMNI Malang untuk menghadiri acara Musyawarah Komisariat (MUSYAKOM) Komisariat Merdeka Malang.

            Demikian undangan ini kami sampaikan, atas kehadiran serta dukungannya kami sampaikan terima kasih.
           

                                                           
     



KOSTAN NANRALE                                                                      LUKAS P.SIDI

       Ketua Panitia                                                                          Sekretaris


HONING ALVIANTO BANA

Komisaris

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KOMISARIS GMNI KOMISARIAT MERDEKA MALANG


logo gmniLAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
KOMISARIS GMNI KOMISARIAT MERDEKA MALANG
PERIODE 2010-2011
LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN
GMNI KOMISARIAT MERDEKA MALANG
PERIODE 2010-2011

Merdeka….
GmnI …….jaya…..
Marhaen….menang….

Yang terhormat :
dewan pimpian Cabang GMNI malang
Para Komisaris atau utusan komisariat se-malang dan sekitarnya
Seluruh keluarga besar GMNI yang selalu kami banggakan

I.                   PENDAHULUAN
Puji syukur kami panjatkan kepada TYM, Tuhan penguasa semesta alam yang selalu melimpahkan rahmat-nya kepada kita semua sehingga kita bisa memperjuangkan nasib kaum –kaum marhaen sampai detik ini, serta kita semua dilimpahkan kesehatan jasmani dan rohani sehingga pada saat ini kita dapat hadir dalam forum yang sangat terhormat , yaitu Musyawarah Anggota Komisariat Merdeka Malang yang merupakan badan musyawarah tertinggi ditingkat komisariat yang salah satu fungsinya untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan GMNI komisariat merdeka selama periode 2010-2011 secara keseluruhan . Maka dari itu keberadaan kami di tempat ini sebagai bentuk komitmen terhadap amanah yang diemban oleh setiap kader GMNI sebagai pejuang pemikir-pemikir pejuang. Dimana kami sebagai ujung tombak komisariat Merdeka Malang mengemban tugas untuk menjalankan roda kepemimpiana GMNI komisariat tahun 2010. Bagi kami amanah adalah tugas mulia yang harus di laksanakan, terlepas persoalan hasil yang sempurna tetapi yang lebih penting adalah proses dan usaha yang di lalui sebagai bentuk pengabdian terhadap kaum Marhaen dan Kesatuan Republik Indonesia yg tercinta ini.

Presidium sidang dan saudara-saudara  seideologi  serta peserta Musyawarah Anggota Komisariat yang saya hormati………

Sebagai organisasi mahasiswa ekstra kampus OMEK, GMNI komisariat Merdeka Malang mengemban amanat sangat strategis dari anggota komisariat melalui proses. Sudah sepatutnya GMNI komisriat Merdeka Malang dalam setiap gerak langkah dan tujuan selalu berpatokan terhadap prosedur dan mekanisme formal yang sudah menjadi rutinitas dalam setiap periode kepengurusan mengacu pada AD/ART sebagai legal formal yang telah dibahas dan ditetapkan dalam forum tertinggi yaitu Kongres GMNI.
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI komisariat Merdeka Malang selaku organisasi pergerakan yang ada di universitas Merdeka Malang memposisikan diri dalam memikul tanggung jawab moral dan sosial kepada mahasiswa serta menjalankan amanah GMNI komisariat Merdeka Malang mempunyai peran dan fungsi strategis dalam melakukan pengawalan terhadap berbagai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang terkadang tidak mampu menjangkau kepentingan rakyat   Indonesia secara menyeluruh . Dalam perjalan yang tidak sedikit masalah  yang dihadapi oleh GmnI Komisariat Merdeka dituntut untuk selalu kritis teerhadap berbagai persoalan .

Presidium sidang dan saudara-saudara  seideologi  serta peserta Musyawarah Anggota Komisariat yang saya hormati………

II.        KONDISI OBYEKTIF
Perjalanan panjang GMNI Komisariat Merdeka Malang sejak berdiri kembali hingga sekarang, masih penuh dengan berbagai rintangan. Menghidupkan kembali GMNI di Universitas Merdeka Malang ibaratkan membangunkan macan ompong yang sudah tertidur bertahun-tahun. Dimana dengan kembali hadirnya GMNI di Universitas Merdeka Malang banyak tantangan yang dihadapi, terutama dari dalam lingkungan Universitas.
           
a.      Kondisi Internal
Pada reaiitanya GMNI Komisariat Merdeka pada periode ini masih belum cukup mumpuni dalam perjalanan kepengurusan selama satu periode ini, dimana realita sebuah organisasi pastinya mempunyai halangan dalam pelaksanaannya, serta kami juga mengalami mis komunikasi dengan anggota lainnya. Walaupun dalam perjalan kepengurusan ini terdapat begitu  banyak hambatan dan tantangan kami masih  mampu menciptakan kader-kader yang progresif revolusioner. Tidak kami pungkiri dengan adanya dinamika organisasi, dimana seleksi alam dan kesibukan masing-masing personal dalam struktur kepengurusan menjadi salah satu kendala yang sangat berarti dalam perjalanan kami.
Disinilah pada akhirnya kami menggalakan sistem kerja team (teamwork), selain pola pembelajaran bagi pengurus, sistem seperti ini juga ampuh dalam cobaan-cobaan berorganisasi pada umumnya..

Presidium sidang dan saudara-saudara seideologi serta peserta Musyawarah Anggota Komisariat yang saya hormati………


b.      Kondisi Eksternal
Dalam melaksanakan amanat Musyawarah Anggota KOmisariat pada bidang eksternal, pada satu periode ini kami sudah menghantarkan beberapa kader untuk menduduki organisasi sayap antara lain :
-          Bung Suri sebagai Wakil Presiden UNMER Malang
-          Bung Gusti sebagai Mentri Olah Raga
-          Bung Elman sebagai Ketua UKM Fordimapelar
-          Bung Muti sebagai wakil ketua UKM Katolik
-          Bung Emil Sebagai Ketua UKM Dance sekaligus merangkap staf ahli Mentri Olah Raga
-          Bung Semau sebagai Staf Ahli Mentri Olah Raga
-          Bung   Ello sang hipnotis  sebagai Dewan UKM
-          Bung  Pius sebagai Mentri  Advokasi Hukum dan Ham
-          Membantu mengantarkan sahabat irianto sebagai Presiden Mahasiswa Unmer
Pada periode  ini juga telah kami antarkan  Bung Empok Wiliam , Bung Viktor Marpaung , Bung Agustian Siagian, Bung aldiano putra sang fajar menjadi Sarjana Hukum, Serta Bung Marselino dan bung Howard sebagai sarjana ...... dengan demikian dapat kami tunjukan bahwa dalam memperjuangkan nasib kaum marhaen kader GMNI Komisariat Merdeka Malang tetap mampu melaksanakan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa.
Pada tahun 2011 telah kami kirimkan 5 orang ke Cabang GmnI untuk mengikuti Kaderisasi Tingkat Dasar untuk dididik menjadi kader GMNI antara lain :
-          Bung Kostan Nanralele
-          Bung Lukas P Sidi  ( Engki)
-          Bung Tian Marhaenis
-     Bung Emil Setitit
-     Bung Tono putra Larantuka

Sehingga bertambahlah kuantitas dan kualitas kader GMNI Komisariat Merdeka Malang.
Hasil yang kita dapati ternyata eksistensi GMNI Komisariat Merdeka Malang sudah cukup baik di tataran local Universitas, dan dalam ranah cabang Malang. Dalam tataran lokal universitas kawan-kawan  dari OMEK lain mengakui kualitas kita yang tak bisa diremehkan, hal ini kami dengar sendiri dari kawan-kawan GMKI, PMKRI dan HMI setelah kami berhasil membawa sahabat Irianto untuk menduduki gedung putih atau BEMU Merdeka Malang, dan lainnya yang mana kader-kader GMNI Komisariat Merdeka kami tuntut untuk mampu menguji wacana dengan tataran aktifis dan fungsionaris kampus.
Di lintas ranah cabang Malang, GMNI Komisariat Merdeka  menjadi motor penggerak untuk mempercepat konfercap cabang Malang yang seharusnya sudah demisioner. Hal tersebut kita lihat dari perjuangan Bung Ali Dan Bung Empok untuk membentuk sebuah  tim yang mengkoordinir  teman-teman dari komisariat lain.
Pertanyaan mendasar yang perlu kita sadari sebagai organisasi yang bergerak secara progresif dan mempunyai kader-kader yang duduk di posisi strategis seharusnya bisa melebarkan sayap komisariat dan menambah kuantitas kader GMNI. Namun pada kenyataannya terkadang kita melupakan wadah yang sudah mengarahkan kita. Artinya perubahan yang diinginkan untuk memerahkan Unmer Malang tidak atau mungkin tercapai. Hal ini disebabkan salah satunya, belum ada kesadaran mutlak dari kita untuk melakukan perubahan ke arah cita-cita GMNI.

Presidium sidang dan saudara-saudara seideologi serta peserta Musyawarah Anggota Komisariat yang saya hormati………..

III.       KEBIJAKAN UMUM
            GMNI Komisariat Merdeka Malang dalam melaksanakn tugas, kewenangan dan tanggung jawabnya tidak terlepas dari aturan (rule of game) dari system. Hal ini karena menjadi suatu keniscayaan bahwa kekuasaan (power) atau kewenangan (authority) harus dikontrol atau dibatasi oleh suatu aturan. Jika tidak, maka hukum mengatakan “power tend to corrupt”, kekuasaan cenderung untuk korupsi. Korupsi di sini tidak hanya dimaknai secara sempit dalam arti materi. Namun, juga berarti penyalahgunaan kewenangan dan perilaku penyimpangan dari aturan dapat dikategorikan sebagai perilaku korupsi.

Presidium sidang dan saudara-saudara seideologi serta peserta Musyawarah Anggota Komisariat yang saya hormati………..



IV.       REALISASI PROGRAM KERJA
1)      Pengurus Komisariat
·         Perkuat Jaringan
·         Iuran Anggota
Tidak dipatok berapa besarnya, dan tidak rutin
·         Perkuat jaringan
2)      Biro Jaringan dan Advokasi
·         Perkuat jaringan dengan alumni GMNI Unmer
·         Bangun jaringan dengan OMEK Unmer
3)      Biro Wacana dan Politik
·         Memperingati hari-hari besar nasional
Malam perenungan pancasila
·          Diskusi warung kopi ( tidak rutin)
·         Bedah Film
4)      Biro Pengkaderan
·         Konsolidasi Penjaringan
·         PPAB
·         KTD


Presidium sidang dan saudara-saudara seideologi serta peserta Musyawarah Anggota Komisariat yang saya hormati............

VI.       EVALUASI DAN REKOMENDASI
            Proses perbaikan organisasi baik internal maupun eksternal GMNI Komisariat Merdeka Malang telah kami upayakan semaksimal mungkin sesuai dengan aturan dan rekomendasi, prosedur perbaikan antara lain:
1.      Usaha untuk menjadi organisasi yang demokratis tang selalu menampung aspirasi seluruh Keluarga Besar GMNI Komisariat Merdeka Malang. Juga menjalin kerja sama dengan organisasi ekstra maupun untra di Universitas Merdeka Malang
2.      Menjaga kerukunan lintas OMEK dengan diskusi forum kopi sebagai bentuk pluralitas yang damai dimana GMNI menentang adanya perpecahan dan persaingan tidak sehat di lintas pergerakan kemahasiswaan
3.      Berusaha membenahi internal GmnI Kom. Merdeka Malang.
4.      GMNI akan selalu berusaha mempertahankan bargaining posisi strategis dalam organisasi sayap sebagai bentuk eksistensi dan akan mengawal kader-kader yang duduk di wilayah intra
5.      Tetap berusaha untuk mengantarkan serta mengawal siapapun yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua  DPC Malang , Komisariat Merdeka Malang selalu siap memfasilitasi.
6.      GmnI  Komisariat Merdeka Malang tidak terlepas mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai menindas rakyat.
7.      Selain sebagai transformator kebijakan dan sentra gerakan, GmnI Komisariat Merdeka Malang .        
Selanjutnya ada hal-hal mendasar yangbelum kami lakukan :      
    1. Pengadaan secret paten
  2. Sarina komisariat
             3 Melanjutkan memperbaiki pengkaderan

Presidium sidang dan saudara-saudara seideologi serta peserta Musyawarah Anggota Komisariat yang saya hormati............

VII.       PENUTUP
        demikian laporan pertanggungjawaban ini dibuat dengan apa adanya, kami sadar bahwa kami hanya manusia yang tak luput dari dosa dan salah . Oleh karena itu tidaklah berlebihan kalau dalam kesempatan ini kami memohon maaf akan segala kesalahan yang telah kami lakukan , dan kami ucapkan beribu-ribu terima kasih atas sumbangsih saudara-saudaraku semua atas kepercayaan kami dalam memimpin satu periode ini.

  Warisi Apinya  Ajaran Marhaenisme Jangan Abunya”  (Bung Karno)

Merdeka........!!!!!!!
GmnI....Jaya...
Marhaen.......Menang
.....




MASIH MENCINTAIMU



Mungkin Tulisan ku tak seindah khairil Gibran
Mungkin aku juga tak mampu menjinakan wanita seperti  Bung Karno,
walaupun hubungan kita tak selama kepemimpinan Suharto
aku masih bisa hidup tanpa beban seperti habbibie


Memang aku mempunyai kekurangan seperti Gusdur,
tapi kekuarangan itulah tanda kebesaran bagi ku.
Memang  kamu Tak  setangkas  Bu Mega
tapi setidaknya kamu tak sebobrok pak SBY.


Seperti Cinta yang tak pernah Pudar  dari Bung Karno kepada rakyat ,
seperti itulah aku mencintaiMu.

Tembok Perbatasan Antara Orang Kaya Dan Orang Miskin


           
” Tak ada manusia yang mengabdi kepada Tuhan dan tidak mengabdi kepada sesama manusia, TUHAN tinggal di gubuknya si’Miskin’’. ( Bung Karno)


Suatau hal yang paling menyedihkan yaitu ketika bumi yang di ciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa ini sudah bukan milik semua makluk yang ada di atas muka bumi. Sudah semakin kuat tembok pemisahan bagi orang miskin dan orang kaya itu bisa kita lihat dalam kehidupan kita setiap hari, yaitu ketika orang kaya mulai membangun pagar tembok di sekeliling rumahnya dengan alasan kenyamanan dan keindahan untuk menunjukan bahwa dialah orang yang mampu membuat perbedaan di kalangannya yang dianggap belum mampu/ miskin. Bukan saja itu tapi saat ini sudah terbentuk suatu kelompok masyarakat atau suatu kampung yang mampu membedakan bahwa mereka adalah kampung orang kaya yang tak pantas bergabung dengan masyarakat miskin. Ini menunjukan bahwa manusia sudah di ajarkan atau di bentuk untuk menumbuhkan jiwa individualismenya ketimang hidup berkelompok atau gotong royong untuk membangun suatu masyarakat dan bangsa  yang hidup bersama  dalam suatu negara demi mewujudkan kesejahtraan bagi seluruh bangsa Indonesia, seperti yang tertuang dalam UUD    . memang semuanya itu berpaling kepada hak individu masing-masing, akan tetapi satu hal yang perlu kita ingat yaitu bahwa kita saat ini dengan tidak sadar sudah membangun tembok pemisah yang sangat kokoh antar orang kaya dan orang miskin.  Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin, itu kompleks perumahan dan ini kompleks perkampungan, mereka anak pejabat dan kita anak  jalan. Semuanya sudah meresap dan menjadi atribut bagi  kita bahwa itu orang kaya dan ini orang miskin. Sangat di sayangkan kalau tembok pemisahan ini semakin hari semakin kuat dan kokoh di kalangan masyarakat Indonesia. Akan muncul suatu perasaan secara tidak langsung di kalangan masyarakat bawah kalau mereka di sampingkan atau ditolak untuk  hidup berdekatan dengan orang-orang kaya, padahal kita berada pada satu bumi,kita berada pada satu negara dan bangsa yang semua orang mempunyai hak untuk merasakan kehidupan yang layak di mana pun berada. Penulis meyakini bahwa jikalau hal ini terus menerus terjadi maka suatu saat akan muncul satu kata penolakan dari masyrakat miskin yaitu Revolusi . kalau revolusipun tak mampu menghancurkan tembok perbedaan antara yang Kaya dan Miskin, maka tertawalah masyarakat miskin karna Tuhan selalu hadir di setiap keluhan dan jeritan kalaian semua. Seperti kata pemimpin besar Revolusi bangsa Indonesia Bung Karno” Tak ada manusia yang mengabdi kepada Tuhan dan tidak mengabdi kepada sesama manusia, TUHAN tinggal di gubuknya si’Miskin’’.

Penulis bukan siapa-siapa, penulis hanyalah seorang mahasiswa biasa yang hidup dengan keadaan keluarga yang pas-pasan. 

Jumat, 17 Februari 2012

BUDAYA TIMOR TENGAH SELATAN

Timor Tengah Selatan dikenal dengan penghasil cendana itu mempunayi luas 4333,6 km2
Cuaca umum wilayah TTS 4 bulan basah (Desember-April), 8 kering (April-November). Suhu udara dimusim dingin berkisar 18-21o C.

Pembagian penggunaan tanah wilayah TTS 2.500 ha. Terdiri dari atas persawahan , 44.908 ha. Pengembalaan, 41.374 ha. Lamtoro dan 180.000 ha. Tanah kritis.
Wilayah kabupaten TTS berbatasan dengan Kabupaten Timor Tengan Utara sebelah utara dan Ambenu (Timor Leste) sebelah selatan dengan laut Indonesia, timur dengan Kabupaten Belu.

Penduduk asli TTS merupakan suku bangsa dawan. Dalam mmasyarakat Dawan umumnya pemukiman mulai dari pola keluarga inti/batih yang terdiri dari bapak, ibu, dan anakyang disebut UME. Ume yang ada bakal membentuk klen kecil yang disebut Pulunes atau Kuanes dan ada klen besar Kanaf.

Ume sebagai keluarga inti tinggal di rumah pemukiman tradisional yaitu Lopo dan Ume. Lopo adalah lambang rumah untuk pria dan Ume untuk perempuan. Umumnya mata pencaharian masyarakat TTS adalah pertanian dan peternakan, seperti menanam jagung, umbi-umbian, kacang-kacangan dan sedikit pertanian padi. Peternakan sapi, babi, dan kambing. 

Arti Logo Kabupaten Timor Tengah Selatan

 Logo Kabupaten
Timor Tengah Selatan
 
 sesuai
 
PERATURAN DAERAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II
TIMOR TENGAH SELATAN NOMOR 3 TAHUN 1980
 
 
  • Perisai segi lima berwarna dasar kuning dan hijau bergaris pinggir tebal; berwarna putih melambangkan alat perlindungan rakyat
  • Segi lima melambangkan dasar falsafah Negara yakni Pancasila
  • Lukisan bintang yang berwarna kuning keemasan melambangkan keagungan dan kemuliaan Tuhan Yang Maha Esa, pencipta alam semesta yang member hidup dan menyinari kehidupan manusia pada umumnya, khususnya rakyat Timor Tengah Selatan.
  • Tunggul pohon cendana dengan delapan akar berwarna coklat, melambangkan ciri khas cendana di daerah Timor Tengah Selatan khususnya dan Timor pada umumnya, yang terdapat pada delapan buah kecamatan dalam wilayah Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan, dan merupakan hasil hutan yang sangat menonjol di Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan.
  • Gunung berwarna biru menunjukan letak daerah ini, yang sebagian besar wilayahnya adalah daerah pegunungan dengan berbagai macam hasil bumi, sejak dulu kala menjadi kebanggaan masyarakat dan merupakan ketenangan hidup bagi masyarakatnya yang penuh semangat membangun daerahnya sepanjang masa.
  • Gerigi roda melambangkan pembangunan yang sedang digalakkan di Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan.
  • Lukisan padi dan kapas mangandung arti dan tujuan kesejahteraan materi dan rohaniah bagi rakyat Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan; 58 butir padi; 12 buah gerigi, melambangkan tahun, bulan dan tanggal terbentuknya Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan (20 Desember 1958) yang secara garis besar digambarkan dengan angka 1958.
  • Lima mata rantai yang bersambung pada bagian bawah pada/ kapas melambangkan lima buah kecamatan yang pertama kali dibentuk pada saat awal pembentukan Kabupaten Timor Tengah Selatan, yakni kecamatan-kecamatan MOLLO, AMANATUN, AMANUBAN BARAT, AMANUBAN TENGAH DAN AMANUBAN SELATAN.

BADAIPUN TAK MAMPU MENGHANCURKAN PERSAHABATAN KITA


          
                                          Oleh : Honing Alvianto Bana

Sebenarnya ini adalah hal yang paling bodoh untuk ku realisasikan dalam sebuah tulisan, namun kebodohan  itulah yang membuat perjalanan ini menarik. Sekedar untuk mengingat. Hal yang patut kita ceritakan disaat kita tua nanti, atau disaat kita sudah tidak dalam kebersamaan yang semu.

awalnya tak pernah sedikitpun terlintas dalam benak ku kalau merantau untuk menimba ilmu itu banyak tantangan dan hambatannya, tapi saat ini bisa aku rasakan sendiri. Huuuah, sumpah hambatan daan tantanggan itu seakan  sudah menjadi  bahan komsumsi ku setiap akhir bulan. Sssst, biasa anak kos. Hehe
Hidup ini penuh dengan serangkaian peristiwa yang datang silih berganti. Ada yang kita sukai dan menyenangkan kita, ada yang tidak kita sukai dan mengantarkan penderitaan bagi kita. Begitulah kehidupan, dipenuhi dengan peristiwa-peristiwa yang terkadang member senyuman, terkadang membawa tangisan. Dan dengan cara demikianlah kita memberi label atas peristiwa-peristiwa yang terjadi  dalam hidup.
Seperti kata orang
KESUKSESAN TIDAK DI RAIH DENGAN CARA MELOMPAT DAN BERLARI, TAPI DENGAN MERAYAP DAN MENDAKI. Kata-kata ini selalu membawa semangat tersendiri bagi saya ketika mengalami berbagai macam tantangan ataupun hambatan. Bagi ku ada keberhasilan  di seberang semua hambatan ini..
walaupun hambatan dan tangangan selalu datang silih berganti tapi semuanya itu tak pernah membuat aku berhenti melangkah dalam mengejar masa depan. Orang yang selalu membuat aku tetap bangkit ketika jatuh adalah Sahabat, ya sahabat. Sahabatlah yang mampu membantu dan menyuruh ku untuk tetap bangkit dan terus melangkah.  Masalah-masalah seperti kehabisan uang, sakit, bingung membuat tugas sampai pada kesepian pun  ada sahabat yang terus berada di samping untuk membantu dengan berbagai macam solusi –solusi cantik.
Seperti besi menajamkan besi, itulah poses yang terus kami lewati dalam mengahapi berbagai macam persoalan demi mengejar masa depan. Saling membantu  dan saling berbagilah strategi kami untuk menggapai impian kami. Seperti kata pepatah berat sama di pikul, ringan sama di jinjing. Dengan kebersamaan ini seakan beban yang kami pikul tak ada yang berat. Kebersamaan kami adalah kunci membuka  pintu masa depan, maka dalam setiap bisikan doa yang terucap dari mulut ku selalu ku titipkan sahabat-sahabat ku agar biarlah Tuhan selalu memberkati dan mempererat hubungan kami. Walaupun keluarga ku jauh di seberang sana tp aku masih bisa tersenyum bahagia dengan saudara-saudara yang Tuhan berikan berupa Sahabat-sahabat yang begitu baik. Taka ada hal lain yang bisa aku banggakan selain keluarga ku dan sahabat-sahabat ku di tanah rantauan ini.
Tak peduli bergelombang maupun berbatu, selama kita yakin berada di jalan yang tepat, maka melangkahlah terus dan teruslah bergandengan tangan. Ketahuilah, jalan yang tepat itu adalah jalan yang menuntun kita untuk tetap bergandengan tangan dan saling berbagi untuk meraih masa depan. Yakinlah Badaipun Tak mapu menghancurka persahaban yang sudah kita bangun di atas dasar-dasar kebersamaan ini.
Bersemangatlah sahabatku, tiap kesulitan diciptakan pastilah bersama solusinya.
    “Hidup adalah Perjuangan tanpa henti-henti … tidak usah kau sesali hari kemarin”.
             Tuhan Menyertai Kita Semua

Selasa, 14 Februari 2012

Keluarga Besar Bana di Oenasi, Soe, Kab. TTS

Honing Bersama Oktovianus Bana < Ayah >

Ruth Antoneta Bana- Faot

Honing Alvianto Bana

Yunichen Bana

Wenci Lidia Bana

Eka Ristik Bana

Mama Besar, Bapak, Mama Dan kakak Yanto Bana

NIke Dan Wenci - Ekha Dan Honing


Nikhe dan Ba'i Utusan

Bapak Besar : Yehezkial Bana < almarhum >

Senin, 13 Februari 2012

Sssssst....Ini Lucu Kawan.

Sebelum nikah…

Nyong: “Akhirnya! Yg slama ini beta tunggu sdh tiba”.
Nona: “lu mau kalo beta jalan kasih tinggal lu ko?”
Nyong: “Sonde! Jang pikir-pikir begitu do”.
Nona: “lu syg beta ko?”
Nyong: “Iya! Masa lu sonde tau tuw”
Nona: “lu pernah selingkuh?”
Nyong: “sonde! beta sonde akan buat hal-hal aneh begitu.”
Nona: “lu mau cium beta?”
Nyong: “iYa”
Nona: “adoow kk Sayang ew …”

Setelah 10 tahun menikah....

silahkan dibaca dari bawah ke atas.....hahahahahha

SEMESTER DEPAN HARUS LEBIH BAIK




            Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya kecewa. Baik kecewa dalam hal pekerjaan, organisasi, keluarga, kuliah sampai pada kecewa karena pasangan.  Kecewa ini akan muncul ketika apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan hasil  yang kita harapkan. Pada saat ini saya kecewa bukan karena pacar, bukan juga karena pekerjaan ataupun organisasi tapi, saya kecewa karena nilai UAS yang saya dapatkan tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Ketika saya melihat nilai yang jauh dari harapan itu hanya muncul satu kata yang keluar dari mulut ku, ah Siaaal.
ku terpaku sejenak ketika melihat nilai-nilai ku yang muncul adalah D, huuuft….

Pasrah itulah yang ku rasakan ketika aku sadar dari sedikit lamunan ku ini. Ku menarik napas sedalam mungkin dank u hembuskan dengan penyesalan. Huuuuuuft , SP Semester Pendek
  lagi. Argggg……

ku melangkah kan kaki ku ke ruangan tata usaha fakultas untuk
  mendaftar SP. Karena ada 4 mata kuliah yang harus saya tempuh dengan SP ini, kaget saya ketika menghitung uang yang harus di bayar untuk mengikuti SP ini sebesar  200, 500 rupiah. Hah, uang ku cuman 150,000 rupiah. Ah siaaal, situasi ku terjepit lagi.

ku bayar
 4 sks untuk mengikuti  2 mata kuliah tersebut. Ketika keluar dari ruangan yang menyebalkan itu aku merasa putus asa yang tak pernah aku alami seumur hidup. Ku kembali kekos ku dengan penuh keluh kesah, ku banting tubuh ku ke atas kasus yang empuk, ku tarik napas dan terdiam sejenak sambil berpikir, apa yang membuat aku sampai mendapat nilai jelek seperti ini? Apakah aku memang bodoh? TIDAK, aku tidak bodoh. Trus apa salah ku? Ah, aku temukan jawabannya. aku tak mampu membagi waktu, tak mampu membagi waktu untuk kuliah, untuk berorganisasi , untuk belajar, untuk pacar dan terutama untuk Tuhan. Aku mulai membuat satu komitmen dalam hati ku, aku harus bisa membagi waktu dan membuat prioritas dalam perkualiahan ku ini. Akan ku lepas semua kebiasaan ku yg terlalu lama berkumpul dengan teman-teman dan berkencan dengan pacar.  Ah muncul lagi satu komitmen dalam diri ku, semester depan harus lebih baik  dan aku harus lebih berani karna ku tahu Tuhan ada di depan ku untuk menuntun dan menjaga ku.

Wasalam......